Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan, saat pemeriksaan di KPK kemarin satu dari empat orang penyidik KPK mengajukan peranyaan-pertanyaan yang tidak tepat.

Ahok menduga salah satu orang tersebut berasal dari BPK.

Ahok : "Saya bilang" sama PT yang kemarin yang audit saya satu, kamu orang DPPKP salam tuh sama salah satu ketua BPK Prof Edi. Aku udah gituin dia, salam sama beliau bilangin Ahok doa'in dia umur panjang untuk lihat Ahok jadi Presiden, supaya saya berantas munfik-munafik yang gak bisa buktikan. Aku gituin kalau dia keluar ganti lagi yang lebih baik, terus udah sore udah malam muncul lagi dia, Tanya nya lucu banget pertanyaannya "ini nggak dicatat" pertanyaannya sederhana nih, bukan bocorin BAP, dia Tanya; Bapak pernah nggak kepikir bapak kan mau beli NJOP itu harga terendah urusan Negara, bapak berhak menetapkan itu NJOP kenapa bapak tidak perlambat menetapkan NJOP supaya bisa beli barang yang murah, bagus to pertanyaannya to, udah malam ini, terus saya (Ahok) jawabnya sederhana..

Saya pertama nggak pernah kepikir masalah itu, karna itu kejahatan, karna tugas saya kan meng-administrasikan keadilan social lho.. itu kejahatan, tapi nggak apa-apa, sekarang kita asumsi aku turutin ide anda ini. saya juga belum pernah ngitung ya, berarti saya nggak bisa cuman nekan sumber waras lho, seluruh yang warna merah ini, seluruh Jakarta barat yang warna merah ni, aku juga harus turunin lho, terus kalau turunin semua oang yang zona merah cepet-cepet bayar dengan harga murah, jangan-jangan kalau menurut hitungan saya, saya belum pernah ngitung ya pak ya, jangan-jangan pemda yang lebih rugi. karna PBB nya semuanya turun nih, hanya untu beli yang sumber waras, itu jawaban saya pertama pak (mengatakan kepada wartawan)

Walau pun ini ide nggak pernah ada di saya, ini ide penjahat ini pak (saya bilang) kriminal ini.
Terus yng kedua, saya kasih tau bapak, kalau berhasil saya tekan itu pun anggap lebih untung, emangnya sumber waras harus jual ama loe? sekarang swasta beli bangun rumah sakit bangun variatif care bikin apartement boleh nggak? boleh. dan dia beli harga pasar, emang dia mau jual ama loe? sekarang aja namny NJOP mendekati harga pasar makanya dia mau aja. Dia itu jualnya harga pasar lho.. dan sekarang saya Tanya, bisa nggak saya nekan sumber waras. Ada lagi pertanyaan yang lucu banget; Bapak tau nggak HGB Sumber Waras akan berakhir 2018, ini kan bahasanya LSM yang DPRD belakang gitu lho. ohh.... gitu ya? kalau begitu republic kita kaya raya pak, karna hampir semua pabrik sertifikat apapun di Indonesia atas nama PT termasuk Sawit SEMUA tambang semua apapun itu pakai HGB HGU ada masa selesai, kalau diterjemahkan selesai ini kita ambil balik, KAYA KITA PAK, Kaya Pak, itu siapa yang ngajarin kayak gitu pak? undang-undangnya pak, bapak baca nggak? Aku gituin sama orangnya (kata Ahok) dia kayaknya orang BPKP, aku bilang begitu, kemarin di KPK gitu yang 4 orang periksa, 3 sih enak aja, satunya keluar masuk, saya kira orang BPKP saya bilang (Ahok)
Tags , , ,
This is the most recent post.
Older Post

Post a Comment

Author Name

{picture#http://lh6.googleusercontent.com/-MNGU9DHaK_Y/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAABFA/7fL8rETQqrI/s512-c/photo.jpg} Liputan6.org Berita Hari Ini, Terbaru & Terupdate {facebook#https://www.facebook.com/nonvbv} {twitter#https://twitter.com/edwinmsihotang} {google#https://plus.google.com/114635125380021302186} {instagram#https://www.instagram.com/bgdev}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.